Dengan maraknya pengungkapan berbagai skandal politik & ekonomi di negri ini. saya merasa pesimis dengan masa depan indonesia. bagaimana tidak, selain kebobobrokan dari dalam, negara kita juga disusak dengan penjajahan dalam bentuk budaya, ekonomi, maupun politik (intervensi).
Jika dilihat dari sejarah kelahiran negri ini (setidaknya menurut saya pribadi), yang menyatukan nusantara bukan karena kesamaan budaya, ras, agama maupun bahasa, tapi lebih karena keinginan besar untuk "merdeka" karena tumbuh kesadaran bahwa tanpa persatuan nusantara hanya perjuangan tanpa akhir untuk meraih kemerdekaan.
Belajar dari sejarah itulah, mungkin indonesia tercinta ini akan mengulang kembali sejarah, dimana negara indonesia melahirkan para pemuda yang tangguh dan berpandangan jauh kedepan, melahirkan pemimpin bangsa yang cerdas & berwibawa, dan yang paling utama, rakyat indonesia yang patriotik & memiliki nasionalisme yg tinggi.
Dan mungkin dengan perang, negara kita bisa menyalurkan "energi berlebih"dari rakyat-rakyatnya. sebagai contoh para preman dengan "anarkisme"-nya, islam garis keras dengan "bom bunuh diri"-nya, bahkan para koruptor untuk dijadikan "tameng hidup" di garis depan...
Aaaaaaaaaaaaaa.... ngayal ngeyel....
Jika dilihat dari sejarah kelahiran negri ini (setidaknya menurut saya pribadi), yang menyatukan nusantara bukan karena kesamaan budaya, ras, agama maupun bahasa, tapi lebih karena keinginan besar untuk "merdeka" karena tumbuh kesadaran bahwa tanpa persatuan nusantara hanya perjuangan tanpa akhir untuk meraih kemerdekaan.
Belajar dari sejarah itulah, mungkin indonesia tercinta ini akan mengulang kembali sejarah, dimana negara indonesia melahirkan para pemuda yang tangguh dan berpandangan jauh kedepan, melahirkan pemimpin bangsa yang cerdas & berwibawa, dan yang paling utama, rakyat indonesia yang patriotik & memiliki nasionalisme yg tinggi.
Dan mungkin dengan perang, negara kita bisa menyalurkan "energi berlebih"dari rakyat-rakyatnya. sebagai contoh para preman dengan "anarkisme"-nya, islam garis keras dengan "bom bunuh diri"-nya, bahkan para koruptor untuk dijadikan "tameng hidup" di garis depan...
Aaaaaaaaaaaaaa.... ngayal ngeyel....

0 komentar:
Posting Komentar